Gejala dan Tips Pencegahan Sinusitis Pada Anak

sinusitis pada anakGejala dan tips pencegahan sinusitis pada anak harus ibu ketahui, sebab belakangan ini keluhan penyakit sinusitis kerap terjadi pada anak-anak. sinus berarti ruang udara yang lembab di bagian dalam tulang wajah sekitar hidung, ketika area ini terinfeksi dan bengkak atau terjadi iritasi, maka akan terjadi infeksi sinusitis pada anak.

Gejala Sinusitis Pada Anak

Gejala sinusitis pada anak bisa berbeda-beda, tergantung usianya. anak yang lebih kecil akan sering mengalami gejala seperti pilek, termasuk hidung mampet atau berair dan demam ringan.

Bila anak mengalami demam 5 hingga 7 hari setelah gejala pilek terjadi, ini bisa jadi tanda sinusitis atau infeksi lain (seperti bronkitis, pneumonia, atau infeksi telinga).

Banyak orangtua keliru antara sakit kepala yang berhubungan dengan pilek pada anak kecil dan infeksi sinus. sinus di dahi tidak terjadi hingga anak berumur 6 atau 7 tahun, dan tidak akan ada infeksi hingga usia anak belasan. jadi sakit kepala pada anak yang mengalami pilek biasanya bukan infeksi sinus.

Sedangkan ciri ciri sinusitis pada anak yang lebih besar dan remaja paling umum adalah batuk yang tidak membaik setelah 7 hari pertama, pilek, demam, hidung mampet bertambah parah, kotoran hidung berwarna kuning atau hijau pekat, nyeri pada rahang atau belakang dahi atau hidung, sakit gigi, sakit telinga, atau sakit pada wajah.

Kadang, remaja yang terkena sinus juga mengeluhkan sakit perut, mual, sakit kepala, dan sakit di belakang mata.

Cara Pencegahan Sinusitis Pada Anak

Yang tepat tips pencegahan sinusitis pada anak yaitu melakukan perubahan sederhana pada gaya hidup atau lingkungan rumah. misalnya, ketika udara di dalam rumah cenderung kering, gunakan pelembab udara untuk menjaga kelembaban rumah pada 45 hingga 50 persen.

Ini akan mencegah udara kering mengiritasi sinus dan memperkecil resiko terinfeksi.

Bersihkan pelembab udara secara teratur untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Ketika anak pilek, pastikan lingkungan rumah lembab dan anak minum banyak cairan. bila anda curiga anak mengalami alergi, bicara pada dokter tentang pilihan pengobatan.

Hindari hal-hal yang menyebabkan alergi seperti asap rokok, bulu hewan, dan debu. semua ini bisa mengiritasi saluran hidung dan menyebabkan sinusitis.

Meski sinusitis tidak menular, masalah kesehatan ini sering diawali dengan pilek yang bisa menyebar dengan cepat, khususnya pada keluarga dan teman.

Dan cara efektif mencegah peyebaran bakteri adalah dengan mengajarkan keluarga pentingnya sering mencuci tangan, khususnya ketika sakit.

Jadi itulah gejala dan tips pencegahan sinusitis pada anak yang kadang kala luput dari pantauan orang tua. semoga artikel ini bisa menjadi sumber utama anda.

Leave a Reply

Email anda tidak akan ditampilkan. dan setiap komentar atau pertanyaan yang masuk, otomatis di moderasi oleh sistem. tanda [*] harus isi